Ikuti grup di Facebook untuk menolak pemboikotan terhadap film asing! Grup ini dibuat untuk menggalang penolakan terhadap boikot film-film asing (Hollywood, Bollywood, Mandarin, dan lain-lain).
Seperti yang telah kita ketahui, pemerintah hendak menerapkan bea masuk bagi distribusi film-film impor. Hal itu sangat mengancam keberadaan fillm-film asing untuk masuk ke Indonesia, baik di bioskop maupun di keping-keping CD atau DVD.
Bayangkan! Anda tak kan bisa lagi menyaksikan film-film seperti Spiderman, James Bond, Fantastic Four, Twilight, dan lainnya. Anda juga tidak akan bisa lagi memandang dan menikmati akting dari aktor dan aktris favorit Anda, seperti Tom Cruise, Angelina Jolie, Tom Hanks, Brad Pitt, Julia Roberts, Sharukh Khan, Jackie Chan, Andy Lau, dan lain-lain.
Sementara itu, film-film lokal sebagian besar masih buruk kualitasnya, kurang mendidik atau cenderung merusak dengan cerita-cerita mistis berbau seks dan kekerasan, rata jalan cerita alias alurnya, dan cenderung picisan alias lebih mementingkan komersialitas tanpa begitu menghiraukan kualitas.
Mau dibawa ke mana generasi bangsa ini dengan tontonan yang semakin tak berkualitas?
"Seperti diketahui, kebijakan bea masuk film impor sendiri tertuang dalam SE-03/PJ/2011 tentang Pajak Penghasilan (PPh) atas penghasilan royalty dan perlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas peredaran film impor. Pihak distributor juga dibebani tarif PPN dan PPh atas film impor flat sebesar 0,43 dolar atau setara Rp 3.870 per meter.
Kebijakan itu pun langsung direaksi MPA, sebagai erwakilan produsen film Hollywood di Indonesia dan Ikatan Perusahaan Film Impor Indonesia (perwakilan produsen film Mandarin dan India). Mereka pun memutuskan menghentikan peredaran film-film mereka di Indonesia." (Dikutip dari: SurabayaPost.co.id)



